Situasi Memanas di Mako Brimob Jakarta Pusat, Massa Desak Keadilan atas Kematian Ojol Dilindas Rantis

2025-08-29 13:06:54
Petugas Brimob membagun barikade di depan Mako Brimob menghadapi demonstran di Jakarta ,Jumat (29/8/2025). (ANTARA/Mario Sofia Nasution).

JAKARTA, insidepontianak.com – Ketegangan kembali menyelimuti Ibu Kota. Pagi ini, Jumat (29/8/2025), ribuan massa memusatkan amarah mereka di depan Markas Komando (Mako) Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat. 

Aksi ini merupakan respons langsung atas kematian tragis seorang ojek online atau ojol, yang terlindas kendaraan taktis Brimob pada Kamis malam sebelumnya.

Melansir Antara berdasarkan pantauan di lapangan, massa terus-menerus mencoba merangsek masuk dan melempari petugas dengan berbagai benda keras. 

Tak hanya itu, provokasi verbal pun dilontarkan, menciptakan suasana yang semakin panas. Puluhan personel Brimob tampak siaga, membentuk barikade dengan tameng lengkap. Mereka berupaya keras untuk menahan dan memukul mundur massa yang semakin agresif.

Aksi yang dimulai sejak pagi ini adalah kelanjutan dari demonstrasi yang terjadi di Gedung DPR/MPR pada hari Kamis. Insiden tewasnya pengemudi ojek online menjadi pemicu utama yang membangkitkan kemarahan kolektif. 

Massa menuntut kejelasan dan pertanggungjawaban atas insiden yang merenggut nyawa rekan mereka. Situasi ini tak hanya berdampak pada lokasi demonstrasi, tetapi juga melumpuhkan arus lalu lintas di sekitarnya.

Sejak pagi, petugas keamanan telah melakukan penyekatan di Tugu Tani, mengalihkan kendaraan yang seharusnya menuju Kwitang ke arah Cikini. 

Hal ini menyebabkan jalanan di kawasan Cikini dan Menteng menjadi jauh lebih lengang dari biasanya, sebuah pemandangan langka di hari kerja. Hingga kini, massa masih mengepung Mako Brimob.***

Leave a comment