Polres Ketapang Siapkan Lahan 1.000 Hektare untuk Tanam Jagung Hibrida

2025-03-01 02:43:20
Wakapolres Ketapang Kompol Frits Orlando Siagian, bersama staf menecek lahan tidur di Desa Mahawa, Kecamatan Tumbang Titi, pada Sabtu (8/2/2025). (Istimewa)

KETAPANG, insidepontianak.com - Wakapolres Ketapang Kompol Frits Orlando Siagian, bersama staf menecek lahan tidur di Desa Mahawa, Kecamatan Tumbang Titi, pada Sabtu (8/2/2025). 

Rencananya, lahan itu akan digarap untuk mendukung program swasembada pangan nasional, khususnya dalam penanaman jagung hibrida.

Wakapolres menjelaskan, di wilayah Ketapang telah disiapkan lebih dari 1.000 hektare lahan untuk ditanami jagung hibrida. 

Sebanyak 40 hektare di antaranya merupakan lahan tidur milik masyarakat yang dibuka dan dimanfaatkan dengan bantuan dari Polres Ketapang.

“Lahan ini sedang dalam proses pembersihan dan penggemburan menggunakan alat berat. Rencananya, penanaman jagung hibrida akan dimulai pada 25 Februari 2025,” ujar Wakapolres.

Program ini merupakan bagian dari upaya Polres Ketapang untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah. 

Selain memanfaatkan lahan tidur, Polres juga menggalakkan pemanfaatan pekarangan untuk pertanian, peternakan, dan perikanan. 

“Kami berkomitmen mendukung program ketahanan pangan dengan mengoptimalkan lahan yang belum dimanfaatkan,” tambahnya.

Polres Ketapang juga melibatkan personelnya serta kelompok tani dalam mengelola lahan tersebut. 

Selain memantau proses penanaman, Polres memberikan bantuan berupa pupuk, benih jagung, dan sembako kepada para petani.

“Kami berharap program ini dapat berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan Indonesia yang mandiri di sektor pangan,” pungkasnya.

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi jagung di wilayah Ketapang, tetapi juga membantu masyarakat dalam memanfaatkan lahan tidur untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi.***

Leave a comment