Dewan Kubu Raya, Hamdan Dorong Pertamina Perketat Pengawasan dan Tambah Kuota Elpiji 3 Kg
KUBU RAYA, insidepontianak.com - Anggota DPRD Kubu Raya, Hamdan mendorong Pertamina untuk memperketat pengawasan penyaluran elpiji 3 kilogram sekaligus mempertimbangkan penambahan kuota di Kubu Raya.
Sebab, dalam beberapa bulan terakhir di Kubu Raya terjadi kelangkaan elpiji 3 kg. Gas kosong dan harga di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp18.500 menjadi masalah utama yang dirasakan masyarakat.
Hamdan menilai, pengawasan distribusi elpiji bersubsidi masih perlu diperkuat, terutama di tingkat Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) hingga pangkalan.
Menurutnya, pengawasan tidak cukup hanya berbasis laporan, tetapi harus dilakukan langsung di lapangan.
“Laporan masyarakat sudah banyak, ini harus ditindaklanjuti agar tidak terjadi kelangkaan lagi,” kata Hamdan, Rabu (21/1/2026).
Di samping itu, legislator partai Demokrat itu, mengungkapkan kelangkaan elpiji 3 kg tak terlepas dari meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Karena itu, penambahan kuota dinilai perlu dipertimbangkan oleh Pertamina agar distribusi sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
“Kebutuhan masyarakat ini sangat penting, terutama untuk rumah tangga dan pelaku UMKM,” ujarnya.
Selain itu, ia menyoroti, perlunya peningkatan sosialisasi kepada pangkalan dan pengecer agar distribusi elpiji 3 kg berjalan sesuai aturan, guna mencegah penyimpangan penyaluran.
“Kalau memang ada izin yang tidak dipenuhi, saya sangat setuju ada tindakan tegas dari pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum supaya penyaluran elpiji 3 kilo ini tertib,” tegasnya.
Ia berharap, melalui penguatan pengawasan dan penyesuaian kuota, distribusi elpiji 3 kg di Kubu Raya dapat kembali normal dan tidak lagi mengalami kelangkaan. (Greg)
Tags :

Leave a comment