Pria di Labian Kapuas Hulu Tewas Tertembak, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi
KAPUAS HULU, insidepontianak.com - Seorang warga Dusun Ukit-Ukit Desa Labian Kecamatan Batang Lupar berinsial TN tewas tertembak senjata api rakitan laras panjang oleh BD di duga pelaku yang merupakan warga setempat.
Peristiwa berdarah ini terjadi di sebuah kebun sawit milik warga di Daerah Ukit-Ukit, sekitar pukul 14.00 WIB, Rabu (31/12/2025).
Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Roberto membenarkan kejadian tersebut, saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan di Polres Kapuas Hulu untuk proses hukum lebih lanjut.
"Pelaku sudah di Polres untuk didalami lebih lanjut," kata AKBP Roberto, di Putussibau, Kamis (1/01/2025).
Roberto menjelaskan kejadian bermula ketika terduga pelaku mengecek jerat Babi di lahan sawit milik warga setempat, lalu bertemu korban yang saat itu membawa anjing dan senapan patah.
Saat itu, pelaku menegur korban agar tidak berburu di situ karena sudah dipasang sekitar 17 jerat babi, namun korban tidak terima ditegur dan emosi mendorong pelaku ke lumpur.
Pelaku yang berusaha naik ditarik korban sehingga baju pelaku sobek, kemudian korban merampas senapan patah milik pelaku dan memukulkannya namun meledak mengenai kaki sebelah kiri korban.
"Karena panik pelaku (BD) ini lari meninggalkan lokasi kejadian dan melaporkan ke Kades, kemudian melapor ke Polsek Barang Lupar," jelas Roberto.
Sedangkan, korban (TN) meninggal dunia ketika dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Putussibau.
Atas persitiwa tersebut, Roberto mengimbau masyarakat agar apabila masih memiliki senjata api agar melaporkan dan menyerahkan kepada pihak berwajib (Polri) untuk menghindari hal-hal yang serupa tidak terjadi lagi.
Selain itu, Roberto juga meminta masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta mempercayakan kasus tersebut ditangani oleh aparat kepolisian. (*)
Tags :

Leave a comment