Prakiraan BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Kubu Raya hingga 13 Januari

2026-01-11 03:27:24
Informasi grafis dari BMKG menjelaskan potensi gelombang tinggi yang melanda perairan Kalbar. (BMKG Kalbar)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak, mengeluarkan peringatan dini waspada gelombang tinggi di perairan Kalimantan Barat. 

Dalam pembaruan prakiraan, BMKG mencatat gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi mulai 10 Januari 2026 pukul 07.00 WIB hingga 13 Januari 2026 pukul 07.00 WIB di laut Kubu Raya. 

Kondisi ini masuk kategori sedang. Namun cukup berisiko bagi keselamatan pelayaran, terutama perahu nelayan dan kapal kecil.

Potensi gelombang serupa juga diperkirakan terjadi di perairan Sambas, Singkawang–Bengkayang, Pontianak–Mempawah, Kayong Utara, hingga Ketapang.

BMKG menjelaskan, peningkatan gelombang dipicu pola angin di wilayah perairan Kalbar. Angin umumnya bertiup dari Barat hingga Timur Laut, baik di utara maupun selatan khatulistiwa, dengan kecepatan berkisar 2 hingga 20 knot.

Hembusan tersebut mendorong terbentuknya gelombang lebih tinggi, terutama di perairan terbuka. BMKG mengimbau nelayan dan pengguna transportasi laut meningkatkan kewaspadaan.

Perahu nelayan dinilai berisiko saat kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter. S ementara kapal tongkang perlu mewaspadai kondisi angin 16 knot disertai gelombang sekitar 1,5 meter.

Karena itu, masyarakat pesisir, khususnya di Kabupaten Kubu Raya dan wilayah perairan Kalbar lainnya, diminta rutin memantau informasi cuaca maritim resmi dan mengutamakan keselamatan saat melaut hingga kondisi kembali normal.***

Leave a comment