Kades Sarang Burung Danau Desak Pemerintah Perbaiki Jalan Rusak di Desanya

2026-01-15 16:54:10
Kondisi jalan Desa Sarang Burung Danau Kecamatan Jawai terlihat rusak dan berlobang/IST

SAMBAS, insidepontianak.com – Kondisi jalan di Desa Sarang Burung Danau, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, kian memprihatinkan. 

Jalan yang menjadi akses utama masyarakat itu rusak dan belum juga mendapat penanganan, meski pemerintah daerah disebut telah berulang kali menjanjikan perbaikan.

Kepala Desa Sarang Burung Danau, Halimras, menyebut kerusakan jalan sudah lama dikeluhkan warga. Jalan tersebut menjadi urat nadi aktivitas masyarakat, mulai dari angkutan hasil pertanian hingga mobilitas harian warga desa.

“Ini jalan utama masyarakat. Kalau rusak, semua aktivitas terganggu, terutama saat musim hujan,” ujar Halimras, Kamis (15/1/2026). 

Ia mengungkapkan, pemerintah desa telah berkali-kali menyampaikan permohonan perbaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sambas. Bahkan, pada tahun sebelumnya, pihak PU sempat menjanjikan penimbunan sebagai solusi sementara.

“Jalan itu sudah saya sampaikan ke PU. Tahun lalu dijanjikan penimbunan, tahun ini katanya mau diaspal,” katanya.

Namun hingga kini, janji tersebut belum terealisasi. Kondisi jalan justru semakin rusak dan menyulitkan warga, terutama pengendara roda dua dan kendaraan pengangkut hasil kebun.

Selain itu, Halimras juga menyinggung adanya dinamika komunikasi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah. Ia mengaku pada tahun 2025 lalu sempat dipanggil dan diminta untuk tidak ikut dalam aksi penyampaian aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan tersebut.

“Beberapa bulan lalu di tahun 2025, saya dipanggil dan diminta tidak ikut demo. Hari Senin saya dipanggil, Selasanya masyarakat melakukan aksi,” ungkapnya.

Halimras mendesak Pemerintah Kabupaten Sambas agar segera mengambil langkah konkret dan tidak lagi menunda perbaikan jalan di Desa Sarang Burung Danau.

“Yang dibutuhkan masyarakat itu tindakan nyata, bukan janji. Jalan ini sangat penting bagi keselamatan dan ekonomi warga,” pungkasnya. (*)

Leave a comment