15 Remaja di Sambas Diangkut Polisi, Disergap Saat Hendak Tawuran, Sajam Diamankan

2026-01-24 10:47:58
Remaja-remaja saat diciduk polisi karena sedang merencanakan tawuran. (Istimewa)

SAMBAS, insidepontianak.com – Sebanyak 15 remaja di Kabupaten Sambas, diangkut polisi, Jumat (23/1/2026) dini hari. Mereka diduga hendak tawuran. Beberapa di antaranya membawa senjata tajam.

Rombongan remaja itu bergerak dari Kecamatan Pemangkat hendak menuju Jembatan Sungai Besar Sambas. Lokasi yang disepakati sebagai tempat kumpul sebelum bentrok. 

Namun, rencana aksi itu lebih dulu beredar di media sosial. Polisi memantau jejak digitalnya sejak awal. Informasi yang masuk diverifikasi. Pengintaian dilakukan. 

Aparat bergerak lebih cepat dari rencana para remaja itu. Walhasil, tawuran urung terjadi. Polisi datang menyergap lebih dulu sebelum mereka sampai ke tujuan. Seluruhnya kemudian digelandang ke Mapolsek Pemangkat. 

Di ruang introgasi, semua mendadak polos. Alasan berderet. Masing-masing cari aman. Tapi barang bukti bicara. Rencana tawuran tak dapat lagi ditutupi. 

"Seluruh barang bukti senjata tajam telah diamankan,” ujar Kapolsek Pemangkat, AKP Ronald Deny Napitupulu.

Polisi selanjutnya memanggil orang tua masing-masing remaja itu. Tujuannya agar mereka mengetahui dan mengawasi perilaku anak-anaknya.

Para remaja tersebut juga diminta menandatangani surat pernyataan. Isinya komitmen untuk tidak mengulangi perbuatan serupa.

“Pendekatan persuasif dan pembinaan tetap menjadi prioritas, khususnya bagi yang masih berstatus pelajar,” tegas Ronald.

Ia menambahkan, kepolisian terus mengedepankan langkah preventif agar konflik jalanan tidak berujung pada insiden yang membahayakan keselamatan.

“Kami bersyukur bentrokan berhasil dicegah. Laporan cepat dari masyarakat sangat membantu,” pungkasnya.***

Leave a comment