Di Forum Nasional, Krisantus Tegaskan Investasi Wajib Berkontribusi Nyata tehadap PAD

2026-01-14 13:42:15
Wagub Kalbar, Krisantus memaparkan potensi investasi di forum Your Gateway to Investing in Indonesia, yang digelar di vOffice Indonesia HQ, Centennial Tower Lantai 29, Jalan Gatot Subroto Kav. 23, Jakarta, Selasa (13/1/2026). (Istimewa)

JAKARTA, insidepontianak.com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan setiap investasi yang masuk ke daerah wajib memberi nilai tambah nyata.

Artinya, investasi tidak boleh sekadar mengeksploitasi sumber daya alam. Perusahaan yang beroperasi di daerah harus berkontribusi langsung bagi pembangunan dan pendapatan daerah.

“Investasi harus memberi nilai ekonomis tinggi bagi kemajuan daerah,” tegas Krisantus di forum Your Gateway to Investing in Indonesia, yang digelar di vOffice Indonesia HQ, Centennial Tower Lantai 29, Jalan Gatot Subroto Kav. 23, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Menurut Krisantus, investasi tidak boleh hanya menguntungkan pemerintah pusat. Daerah juga harus merasakan manfaatnya melalui peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita ingin investasi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan berkontribusi terhadap PAD Kalimantan Barat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya investasi yang berwawasan lingkungan. Krisantus mencontohkan pengelolaan pariwisata di Jawa Barat yang menjadikan kelestarian hutan sebagai aset jangka panjang.

“Kalimantan Barat harus memelihara hutannya. Investasi yang masuk harus ramah lingkungan,” katanya.

Ia pun mengajak investor untuk membangun kerja sama yang sehat dan berkelanjutan di Kalimantan Barat.

Krisantus mengapresiasi terselenggaranya forum tersebut. Menurutnya, forum ini menjadi ruang dialog terbuka antara investor dan pemerintah daerah agar investasi benar-benar berdampak.

Forum ini juga dinilainya strategis sebagai ajang pertemuan investor asal Tiongkok dengan Pemerintah Indonesia, khususnya Kalimantan Barat, untuk memperkuat kerja sama lintas negara.

“Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan keseriusan pemerintah membuka peluang investasi bagi mitra internasional,” ujarnya.

Ia menyebut pertemuan ini sebagai peluang besar yang harus dimanfaatkan secara optimal.

“Ini pertemuan investor Cina dengan Indonesia. Kesempatan besar yang harus kita sambut,” tutup Krisantus.***

Leave a comment