Kementerian PU Janji Segera Tangani Kerusakan Jembatan Sulang Kapuas Hulu

2026-01-07 21:40:58
Caption: Jembatan Sulang di ruas jalan nasional wilayah Kecamatan Pengkadan Kapuas Hulu masih menggunakan papan kayu dan kerap kali mengalami kerusakan.(Insidepontianak/Istimewa).

KAPUAS HULU, insidepontianak.com – Kementerian Pekerjaan Umum berjanji segera menangani kerusakan Jembatan Sulang di Kecamatan Pengkadan, Kabupaten Kapuas Hulu.

Jembatan ini akses vital jalan nasional. Urat nadi mobilitas. Penghubung utama Kapuas Hulu–Pontianak. Setiap hari dilalui warga, kendaraan umum, dan truk logistik.

Namun kondisinya kini rusak. Lantai jembatan jebol. Senin kemarin, sebuah truk terperosok. Arus lalu lintas sempat terhenti. Antrean kendaraan mengular. Aktivitas warga terganggu.

“Lantainya segera kami perbaiki,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja Kementerian PU Wilayah II Kalimantan Barat, Gusti Atmawinata, saat dihubungi Insidepontianak.com, Senin (5/1/2026).

Gusti menjelaskan, penggantian Jembatan Sulang menjadi jembatan permanen sebenarnya telah diusulkan sejak lama.

Namun, hingga kini usulan tersebut belum masuk skala prioritas anggaran. Akibatnya, penanganan yang dilakukan masih bersifat sementara. Perbaikan lantai, bukan pembangunan menyeluruh.

“Semua jembatan bailey (rangka baja portabel) kami usulkan diganti. Mudah-mudahan tahun ini ada tambahan anggaran,” katanya.

Sementara itu, dorongan juga datang dari pemerintah daerah. Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, bersama Ketua Komisi V DPR RI dan pihak Kementerian PU, telah meninjau langsung sejumlah jembatan rangka portable di ruas jalan nasional.

Fokus peninjauan berada di Lintas Selatan Kapuas Hulu, termasuk Jembatan Sulang. Menurut Fransiskus, jembatan-jembatan tersebut sejatinya sudah melewati usia layak. Pembangunan permanen tak bisa terus ditunda.

“Ini soal keselamatan dan konektivitas. Harusnya, pembangunannya boleh ditangani setengah-setengah,” tegasnya.

Ia pun meminta Kementerian PU memberi perhatian lebih. Pasalnya, jembatan berlantai kayu masih ditemukan di sejumlah titik. Risiko kerusakan selalu mengintai pengguna jalan.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Ketua Komisi V DPR RI dan Kementerian PUPR. Bagaimanapun, jembatan-jembatan ini harus menjadi prioritas,” pungkasnya.***

Leave a comment