Proyek Jalan Lintas Timur Kapuas Hulu–Batas Kaltim Lanjut Lagi, Jalur Strategis Menuju IKN
KAPUAS HULU, insidepontianak.com – Pembangunan Jalan Lintas Timur Kapuas Hulu, menuju batas Provinsi Kalimantan Timur, kembali dilanjutkan.
Pemerintah pusat menggelontorkan anggaran sekitar Rp140 miliar. Proyek lama yang sempat tersendat ini kembali dikebut.
Ruas jalan itu jalur strategis. Menjadi akses penting menuju kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, memastikan proyek tersebut sudah berkontrak.
“Sekarang tinggal pelaksanaan,” kata Fransiskus, Selasa (6/1/2026).
Ia menegaskan, pembangunan jalan lintas timur tidak berhenti tahun ini. Proyek akan terus dilanjutkan hingga benar-benar menembus batas Kalimantan Timur, meski jalurnya panjang dan medannya berat.
“Sebab, ini akses penting untuk membuka keterisolasian desa-desa di hulu Sungai Kapuas,” ujarnya.
Untuk tahun ini, pengerjaan diperkirakan belum sampai garis perbatasan. Progresnya diprediksi baru menembus kawasan Sepan atau Salin.
“Kalau panjangnya saya tidak hafal persis. Tapi masih jauh. Belum sampai batas Kaltim,” ujarnya.
Meski demikian, Fransiskus menaruh harapan besar. Jalan darat yang tembus ke Kaltim diyakini akan menggerakkan ekonomi lokal. Distribusi barang lebih lancar. Mobilitas warga terbuka. Desa terpencil tak lagi terisolasi.
“Kita terus dorong agar jalan ini tuntas sampai perbatasan,” tegasnya.
Ruas Nanga Erak–Batas Kaltim sejatinya mulai dibangun sejak era Presiden Joko Widodo. Proyek ini dirancang sebagai penghubung Kalimantan Barat ke IKN. Kapuas Hulu diplot sebagai salah satu daerah penyangga ekonomi.
Kala itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa kali turun langsung meninjau lokasi. Target penyelesaian dipatok 2024.
Namun target itu meleset. Baru sebagian titik yang beraspal. Kini, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, proyek kembali dilanjutkan.***
Tags :

Leave a comment