Waspada Influenza, Dinkes Sambas Imbau Masyarakat Tingkatkan Pola Hidup Sehat

2026-01-07 23:35:51
Ilustrasi - Firus Influenza. (Istimewa)

SAMBAS, insidepontianak.com – Influenza musiman menunjukkan tren peningkatan secara global dalam beberapa bulan terakhir.

Flu bukan penyakit sepele. Infeksi virus ini menyerang saluran pernapasan dan dapat memicu gejala ringan hingga berat.

Lonjakan kasus ini berkaitan dengan musim dingin di belahan bumi utara. Kondisi tersebut lazim diikuti peningkatan infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA.

Kementerian Kesehatan RI mencatat hingga akhir Desember 2025 terdapat 62 kasus influenza A subclade K di delapan provinsi. Kasus terbanyak ditemukan di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.

Bagaimana dengan Sambas?

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, Ganjar Eko Prabowo, memastikan hingga kini belum terlihat lonjakan kasus influenza yang signifikan di wilayahnya. Meski demikian, kewaspadaan diminta tidak kendur.

“Kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, serta penderita penyakit komorbid berisiko mengalami gejala berat. Pencegahan menjadi kunci,” tegasnya, Selasa (6/1/2026).

Ganjar menjelaskan, gejala flu yang perlu diwaspadai antara lain demam tinggi disertai menggigil, batuk dan pilek, nyeri otot, sakit kepala, kelelahan ekstrem, sakit tenggorokan, hingga gangguan pernapasan ringan.

Untuk menekan risiko penularan, Dinas Kesehatan Sambas mengimbau masyarakat disiplin menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

Caranya sederhana namun krusial: rutin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, menggunakan masker di tempat umum, menjaga jarak dari orang sakit, serta mengonsumsi makanan bergizi guna menjaga imunitas.

“Kami minta masyarakat lebih waspada dan konsisten menjaga kebersihan demi kesehatan bersama,” ujarnya.

Selain itu, etika batuk dan bersin wajib diterapkan. Warga juga diminta membatasi aktivitas dan beristirahat di rumah saat mengalami gejala flu agar tidak menularkan ke orang lain.

Jika kondisi memburuk, jangan menunda. Segera periksa ke fasilitas kesehatan bila mengalami demam tinggi, batuk dan pilek berat, sesak napas, atau nyeri otot hebat.

“Terutama bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis,” pungkasnya.***

Leave a comment