Wabah Lalat Kepung Dusun Lintah, Warga Khawatir Ancaman Penyakit

2026-01-13 14:13:29
Ilustrasi wabah lalat/IST

LANDAK, Insidepintianak.com - Wabah lalat yang melanda Dusun Lintah, Desa Keranji Mancal, Kabupaten Landak, kian meresahkan warga.

Serangga tersebut tidak hanya beterbangan di lingkungan permukiman, tetapi juga mengerumuni meja makan warga.

Kepala Dusun Lintah, Risma, mengatakan kondisi tersebut telah berlangsung selama berbulan-bulan dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Menurut dia, hampir setiap hari warga harus berhadapan dengan lalat sejak pagi hingga malam hari.

“Sekarang lalat itu ada setiap hari dan hampir sepanjang waktu. Warga sudah sangat terganggu dan khawatir akan dampaknya terhadap kesehatan,” kata Risma, Selasa (13/01/2026).

Risma menjelaskan, pihaknya akan segera menggelar rapat bersama pemerintah desa untuk membahas persoalan tersebut secara menyeluruh.

Oleh karena itu, musyawarah dusun direncanakan akan digelar dalam waktu dekat dengan mengundang seluruh pemilik kandang ayam potong.

Musyawarah tersebut bertujuan memediasi keluhan warga dan mempertemukan mereka dengan pemilik kandang untuk membahas langkah penanganan yang konkret.

Ia menambahkan, pada tahun-tahun sebelumnya keberadaan lalat bersifat musiman.

Biasanya lalat muncul saat masa panen ayam dan akan berangsur hilang setelah siklus panen selesai.

Namun, kondisi kali ini dinilai tidak biasa karena lalat terus bermunculan sejak November tahun lalu.

“Dulu lalat ada, tapi tidak lama. Setelah ayam masuk lagi ke kandang, lalat hilang. Sekarang sudah berbulan-bulan, tidak seperti sebelumnya,” kata Risma.

Tanpa penanganan serius, warga khawatir wabah lalat tersebut dapat berkembang menjadi ancaman penyakit bagi masyarakat. (*)

Leave a comment