Harga Pertalite di Putussibau Rp13-14 Ribu per Liter, Warga: Pemda Belum Mampu Menstabilkan
KAPUAS HULU, insidepontianak.com - Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite di kios pengecer Kota Putussibau dan sekitarnya masih menjadi keluhan masyarakat dengan kisaran harga Rp13 ribu hingga Rp14 ribu per liter.
Salah satu warga Kota Putussibau, Baharudinsyah menilai Pemerintah Daerah (Pemda) Kapuas Hulu belum mampu menstabilkan harga tersebut.
"Harusnya dengan kehadiran SPBU milik Pemda membantu masyarakat, ini jangan kamu turun, harga pertalite di kios naik lagi," kata Baharudinsyah, kepada insidepontianak, di Putussibau, Kamis (15/01/2026).
Baharudinsyah meminta agar Pemda dan aparat penegak hukum menertibkan kondisi antrean di SPBU yang menjadi akar persoalan kenaikan harga pertalite di kios pengecer.
Sebab, dari sekelompok pengantre di SPBU kemudian dijual ke kios pengecer sehingga harga pertalite mahal.
"Percuma suplai BBM selalu tersedia jika di SPBU dikuasai sekelompok pengantre," ujarnya.
Sementara itu, salah satu pemilik kios pengecer BBM, yang engan mau disebutkan namanya, mengaku membeli pertalite ke sejumlah pengantre dengan kisaran harga Rp11 ribu hingga Rp12 ribu per liter.
"Jadi mau tidak mau kami jual Rp13 ribu per liter bahkan lebih, tergantung modal," katanya.
Terkait kondisi tersebut, pihak Pemda Kapuas Hulu belum memberikan keterangan terkait upaya dalam menstabilkan harga pertalite di wilayah Kapuas Hulu. (*)
Tags :

Leave a comment