UMKM Center Pontianak Jadi Rujukan, Pemkot Balikpapan Pelajari Pengembangan Kriya Lokal
PONTIANAK, insidepontianak.com – UMKM Center di Jalan Sultan Syarif Abdurrahman menjadi tujuan studi tiru Pemerintah Kota Balikpapan saat berkunjung ke Pontianak. Fasilitas ini dinilai berhasil membangun ekosistem UMKM yang terarah dan berkelanjutan.
Rombongan Pemkot Balikpapan dipimpin Wakil Wali Kota Bagus Susetyo. Mereka disambut langsung Ketua Dekranasda Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie.
Yanieta mengapresiasi kunjungan tersebut. Menurutnya, pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk bertukar pengalaman, khususnya dalam pengembangan kriya dan produk berbasis kearifan lokal.
UMKM Center Galeri Dekranasda Pontianak, kata Yanieta, dirancang sebagai pusat pembinaan berkelanjutan. Perajin dan pelaku UMKM dibina secara terpadu. Mulai dari pelatihan, pendampingan, hingga akses pemasaran.
“UMKM Center ini kami siapkan sebagai ruang belajar, ruang kolaborasi, sekaligus etalase potensi UMKM Pontianak,” ujar Yanieta, Sabtu (10/1/2026).
Ia menegaskan, kunjungan ini membuka peluang kolaborasi antardaerah. Terutama dalam peningkatan kompetensi pelaku UMKM dan perluasan jejaring pemasaran produk lokal. Pontianak dan Balikpapan, menurutnya, memiliki potensi yang sama kuat dan saling melengkapi.
Selama kunjungan, rombongan Pemkot Balikpapan meninjau galeri kriya Dekranasda. Mereka juga melihat beragam produk makanan dan minuman khas Pontianak.
Dekranasda turut menampilkan peragaan busana “Cerita Kota II” yang merekam keseharian warga Pontianak ke dalam karya kriya dan fesyen.
Yanieta berharap, kunjungan ini tidak berhenti pada seremoni. Ia menginginkan tindak lanjut nyata yang memberi dampak langsung bagi pelaku UMKM di kedua daerah.
“Semoga ini menjadi awal kolaborasi berkelanjutan yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif lokal,” tuturnya.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengapresiasi konsep UMKM Center Galeri Dekranasda Pontianak. Menurutnya, pembinaan UMKM dijalankan secara jelas dan terintegrasi.
“Gedung Dekranasda di Pontianak ini luar biasa. Fungsinya lengkap, dari pembinaan sampai pemasaran,” ujarnya.
Bagus menilai pola pembinaan tersebut layak menjadi rujukan bagi Pemkot Balikpapan dalam memperkuat ekosistem UMKM daerah. Ia juga menegaskan, penguatan UMKM dan ekonomi kreatif sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dan membutuhkan kolaborasi lintas daerah.
Ke depan, ia berharap terjalin kerja sama konkret antara Dekranasda Kota Pontianak dan Dekranasda Kota Balikpapan. Fokusnya pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM serta pengembangan produk berbasis potensi lokal.
“Kami berharap kolaborasi antardaerah ini saling menguatkan,” pungkasnya.***
Tags :

Leave a comment