Banjir Mengepung Beduai Sanggau, Jenazah Dipikul Menembus Air Sedada

2026-01-11 21:34:38
Warga dibantu anggota Polri dan TNI memikul peti jenazah menembus banjir di Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau. (Istimewa)

SANGGAU, insidepontianak.com — Banjir masih mengepung wilayah Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, hingga Minggu (11/1/2025). 

Air belum surut. Aktivitas warga lumpuh. Bahkan, jenazah pun harus diangkut menembus genangan setinggi dada orang dewasa.

Dua jenazah dievakuasi dalam kondisi darurat. Satu jenazah dibawa menggunakan rakit kayu sederhana buatan warga. Satu lainnya dipikul bergantian oleh warga, dibantu anggota Polri dan TNI. 

Kapolsek Beduai, AKP Heri Triyana, turun langsung membantu proses evakuasi. Ia mengatakan, banjir merendam dua ruas jalan utama di Beduai. Akses transportasi terputus total.

“Ketinggian air mencapai 1,5 meter. Kendaraan roda dua dan roda empat tidak bisa melintas,” ujarnya 

Mobilitas warga sepenuhnya bergantung pada rakit dan tenaga manusia. Jalan poros Beduai lumpuh. Heri mengimbau warga menunda perjalanan.

“Akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan,” tegasnya.

Banjir juga merendam permukiman. Data sementara mencatat sedikitnya 300 kepala keluarga terdampak. Air masuk rumah. Ketinggian bervariasi, dari 1,5 meter hingga 2 meter di sejumlah titik.

Heri mengingatkan para orang tua agar melarang anak-anak bermain di area banjir. Risiko keselamatan tinggi. Arus deras. Banyak lubang tak terlihat.

Hingga Minggu siang, genangan belum menunjukkan tanda-tanda surut. Anggota TNI, Polri, dan warga masih bersiaga. Evakuasi terus dilakukan.***

Leave a comment