Perbakin Kalbar Targetkan Atlet Berprestasi hingga Level Internasional
PONTIANAK, insidepontianak.com – Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Provinsi Kalimantan Barat menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Jumat malam (10/1/2026).
Agenda ini menjadi titik evaluasi sekaligus penentuan arah pembinaan olahraga menembak di Kalbar. Rakerda diikuti jajaran pengurus Perbakin provinsi serta pengurus kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat.
Fokusnya, menyusun program strategis yang berdampak langsung pada peningkatan prestasi atlet sehingga melahirkan keputusan yang terukur, realistis, dan bisa dijalankan.
“Saya ingin Rakerda ini menghasilkan program yang konkret. Bukan sekadar wacana,” tegas Ketua Perbakin Kalbar, Masyhudi.
Ia pun mengingatkan, Perbakin Kalbar pernah mencatat prestasi dengan meraih medali perunggu pada PON Papua. Namun, pada PON XXI Aceh–Sumatera Utara 2024, Kalbar gagal membawa pulang medali. Ke depan, target dipasang lebih tinggi. Emas dibidik.
Fokus pembinaan diarahkan pada atlet, pelatih, dan wasit dengan harapan melahirkan atlet menembak yang mampu bersaing di level nasional, regional, hingga internasional.
“Target kita jelas. Atlet Kalbar harus berprestasi di tingkat nasional, bahkan internasional. Pengurus wajib memfasilitasi agar atlet, pelatih, dan wasit bekerja disiplin, profesional, dan penuh semangat,” ujar Masyhudi.
Ia juga menekankan pentingnya soliditas organisasi. Menurutnya, kebersamaan dan persatuan menjadi fondasi utama agar Perbakin Kalbar berjalan searah dengan visi besar organisasi.
Sejumlah isu krusial turut dibahas. Salah satunya peningkatan jam terbang atlet melalui partisipasi aktif di berbagai turnamen nasional. Masyhudi menilai, kompetisi adalah sarana latihan terbaik.
Ia mencontohkan keikutsertaan Perbakin Kalbar di PON Papua, Jaksa Agung Cup, Kapolri Cup, dan berbagai kejuaraan nasional lainnya. Ke depan, intensitas keikutsertaan harus ditingkatkan.
“Latihan terbaik itu bertanding. Dari sana mental dan teknik atlet terbentuk. Harapannya, cabang ini bisa menyumbang emas di SEA Games, bahkan Olimpiade,” katanya.
Soal fasilitas, Masyhudi menyebut Kalbar tergolong siap. Sejumlah lapangan tembak tersedia, di antaranya di Kodam XII/Tanjungpura, GOR, dan Kejaksaan Tinggi Kalbar. Namun, ia mengakui masih ada pekerjaan rumah.
Kebutuhan pelatih profesional menjadi perhatian serius. Tidak hanya menguasai teknik, tetapi juga mampu membangun mental dan motivasi atlet. Selain itu, minimnya turnamen di daerah menjadi catatan penting yang akan didorong masuk dalam program 2026.
“Rakerda ini kita manfaatkan untuk menyusun program strategis demi peningkatan prestasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Masyhudi juga membahas persiapan Musyawarah Provinsi (Musprov) Perbakin Kalbar yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. Ia menyatakan tidak akan maju kembali sebagai ketua.
“Saya bangga bisa memimpin Perbakin Kalbar satu periode. Ke depan, saya tidak mencalonkan diri lagi,” ungkapnya.
Nama Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, disebut sebagai salah satu kandidat Ketua Perbakin Kalbar. Usulan itu, kata Masyhudi, datang dari pengurus.
“Organisasi ini demokratis. Siapa pun yang punya hak suara nanti akan menentukan di Musprov,” jelasnya.
Masyhudi berharap Perbakin Kalbar ke depan semakin solid, berprestasi, dan memberi kontribusi nyata bagi olahraga Kalimantan Barat.***
Tags :

Leave a comment